(Part 1) Kenalan Yuk Dengan Orang-Orang Dibalik Hits Girls’ Generation

March 25, 2013 | By nuno | Filed in: Berita Terbaru.

Girls’ Generation udah banyak keluarin lagu-lagu yang merajai berbagai chart musik. Tapi, banyak dari kita ga pernah tau siapa sih orang-orang yang berada dibalik kesuksesan mereka. Karena sebenarnya tanpa orang-orang dibalik layar ini, GG juga ga akan mudah meraih kesuksesan (selain fans juga sih hehe..).

(Part 1) Kenalan Yuk Dengan Orang-Orang Dibalik Hits Girls' Generation

Nah, karena itu yuk kita kenalan dengan ‘Dsign Music’, sekumpulan orang-orang berbakat yang berada dibalik kesuksesan lagu-lagu hits yang dinyanyiin oleh Girls’ Generation. Sebut aja mulai dari ‘Genie’, ‘Beep Beep’, dan yang terbaru ‘I Got A Boy’. Berikut petikan wawancara Soshified dengan ‘Dsign Music':

Bisa kalian ceritain tentang diri kalian? Dan gimana ceritanya kalian bisa jadi pencipta lagu?

‘Design Music’ didirikan oleh Ronny Svendsen, Nermin Harambasic, Anne Judith Wik dan Robin Jenssen di tahun 2005. Sebenarnya kita udah lama berkecimpung diindustri musik, sebagai musisi, artis dan pemain musik, kami selalu menciptakan sendiri material yang kami tampilkan, lalu kami merasa kalo ini saatnya bagi kami untuk menulis dan menghasilkan karya bagi orang lain. Kami ingin melihat sejauh mana kami bisa fokus menghasilkan karya.

Anne adalah seorang penyanyi sukses bersama band ‘SODA’, ia sering tour dan menjual platinum album di Norway. Dia juga pernah menjadi vocalist di band ‘Stargate’ di UK. Ronny dan Robin memainkan musik progressive rock dan bermain bersama dari tahun 1994 sampai 2000, dimana Robin sebagai vocalist dan Ronny sebagai gitaris. Selanjutnya, Ronny bergabung dengan band ‘Nermin’ dan menjadi vocalistnya. Banyak banget orang yang berbakat secara musikal dan berpengalaman yang tergabung di ‘Dsign Music’ ini.

Gimana ceritanya ‘Dsign Music’ ini dibikin? Dan apa tujuanmu menjadi seorang pencipta lagu?

Saat itu Ronny, Nermin, dan Robin membuat sebuah studio, dan Anne bekerja sebagai penyanyi. Kita bersama-sama menulis sebuah lagu, dan ternyata lagunya lumayan asik, akhirnya kami meminta Anne untuk bergabung dan beberapa minggu kemudian terbentuklah ‘Dsign Music’. Tujuan kami udah tercetus sejak awal tim ini terbentuk. Kami ingin menulis karya-karya yang bisa menjadi hits diseluruh dunia, dan menggantungkan hidup kami dari pekerjaan ini. Semua pencipta lagu pasti ingin karyanya menjadi no 1 di Billboard dan mendapatkan Grammy. Jadi, ya disitulah awal mula semuanya. Tahun ini udah ada dua karya kami yang ada di no 1 Billboard, Girls’ Generation dan Super Junior-M.

Berapa banyak orang yang tergabung di Dsign? Dan seperti apa sih budaya kerja di Dsign?

Dsign Music sekarang makin berkembang, tapi formasi awalnya tim ini tetap Ronny, Anne, Nermin dan Robin. Sekarang udah banyak penulis/produser yang tergabung di ‘Dsign Music’. Yang paling baru bergabung adalah Jin Choi dari Seoul, bergabung Januari 2013 kemarin.

Budaya kerja di ‘Dsign Music’ ga lain adalah persahabatan yang erat dan perbedaan kemampuan/kualitas dalam menghasilkan sebuah karya musik. Salah satu bumbu utama adalah kita semua berkompetisi demi mencapai kesuksesan. kita memiliki etos kerja tinggi dan selalu berusaha mencapai tujuan kita bersama. Saat ini, kita memiliki 10 penulis/produser yang bekerja setiap harinya, termasuk pendiri ‘Dsign Music’. Tapi, yang paling penting adalah untuk bersenang-senang dan menikmati apa yang kamu kerjain! Karena itu bisa membantumu menciptakan karya yang terbaik!

Lagu apa yang paling membuat kalian bangga? Dan lagu apa yang paling menyenangkan saat kalian membuatnya?

Wah..itu pertanyaan yang sulit, karena hampir semua lagu mempunyai cerita tersendiri.

Lagu apa yang kalian bikin dan menjadi batu loncatan karir kalian?

Ada satu lagu yang benar-benar menjadi bau loncatan dalam karir kami di Asia, dan lagu itu adalah ‘Genie’. Lagu ini benar-benar titik balik karir kami, dan membawa kami ke puncak tangga lagu diseluruh Asia. Lagu ini juga yang memberikan kesempatan pada kami untuk bisa berkunjung ke Korea dan Jepang. Kita jadi bisa melihat sebuah budaya baru dan menjadi bagian dari pengalaman yang sangat berharga. Kita sangat berterima kasih atas apa yang lagu ini berikan pada kita, bahkan sampai saat ini.

Gimana sih proses terciptanya sebuah lagu? Berapa banyak orang yang terlibat, dari mulai musik ke lirik? Dan berapa lama biasanya untuk menghasilkan sebuah lagu?

Biasanya kita menulis sebuah lagu itu dari bentuk kasar di studio. Kadang nulis sendiri-sendiri, kadang barengan dengan yang lain. Sebuah lagu bisa dibikin sekitar 20 menit, tapi kadang bisa juga sampai 14 hari baru jadi. Biasanya sih untuk satu lagu, dari awal sampai benar-benar jadi bisa memakan waktu 1-2 hari, yang terus dikirimkan ke artis/label.

Setiap menulis sebuah lagu, apakah memang sengaja dibuat untuk pasar tertentu, misalnya US, Eropa, atau Korea, kalo seperti itu gimana perbedaan selera pasar menurut kalian? Gimana juga perbedaan musik itu sendiri kalo dibandingin antara K-pop dengan musik Barat?

Kita selalu mencoba membayangkan seorang artis atau wilayah tertentu saat menulis sebuah lagu baru. Karena ini membantu dalam mencipatakan sebuah melodi dan lirik yang kita pilih. Sebenarnya ada beberapa perbedaan antara musik Barat dengan Asia, yang paling umum adalah berapa banyak bagian lagu dibagi menjadi, jenis hook lines, dan jumlah suku kata dalam lirik. Untuk melodinya sendiri, musik Asia adalah perpaduan antara musik Eropa dan US. Sementara K-pop itu sangat unik stylenya! Kita harus membuatnya menyenangkan, penuh warna, dan yang paling penting catchy dan mudah dinyanyiin.

Apakah kalian secara khusus menulis lagu untuk artis tertentu atau setuju untuk menjual lagu hanya untuk artis tertentu?

Biasanya ga ada yang terlibat konflik politik buat mereka yang ingin memiliki lagu-lagu kami. Tapi kita harus mengatakan ga, kalo kami merasa pasarnya terlalu kecil atau jika artisnya ga tepat untuk lagu tersebut. Kami memiliki ukuran kualitas tertentu yang kita pikirkan, untuk memastikan bahwa kami menciptakan lagu yang tepat untuk artis yang tepat. Itu sangat penting untuk keberhasilan sebuah lagu!

Gimana rasanya menciptakan lagu yang kemudian jadi hit dalam bahasa yang berbeda?

Rasanya selalu luar biasa melihat lagu dan video kita didengar dan menjadi hit, tanpa haru mempedulikan bahasa atau di negara mana lagu itu dirilis. Memiliki dan menghasilkan lagu hit yang jadi no 1 adalah hadiah terbaik yang didapat oleh seorang pencipta lagu. Rasanya fantastis!!

(Part 1) Kenalan Yuk Dengan Orang-Orang Dibalik Hits Girls’ Generation

Gimana Girls’ Generation mempengaruhi karir kalian? Apakah kalian terkejut melihat kesuksesan ‘Genie’?

Kesuksesan itu membuka mata kami. Sebelumnya kita ga pernah ke Asia, dan saat pertama kali kita pergi ke Tokyo, dihari yang sama Girls’ Generation menduduki peringkat 1 di chart dan sukses menggelar tiga konser sold out. Kita sempat datang ke venue dan bertemu dengan mereka, dan kita sangat takjub. Banyak fans yang berkostum ala Girls’ Generation. Stasiun TV ingin mewawancarai kita, dan itu benar-benar gila..kita merasa seperti Beatles dan Britney Spears. Fans berteriak, dan kita melihat lightstick pink dimana-mana. Kita merasa terharu, saat melihat mereka (GG) manggung, dan penonton ikut bernyanyi bersama-sama. Aku bahkan meneteskan airmata saat musik berhenti dan Tiffany berteriak “DJ-Put It Back On!!” Itu pengalaman paling menakjubkan seumur hidup kami. Kerjasama dengan Girls’ Generation sangat mempengaruhi karir kami, dan kita selamanya berterima kasih untuk itu! Dan itu juga membuka jalan kami untuk bekerjasama dengan artis-artis Asia lainnya.

Kesuksesan lagu itu tentu aja sama sekali diluar dugaan kami, dan itu masih berlanjut sampai sekarang. Lagu itu diproduksi berulang mulai dari single, mini-album, album kompilasi, video, dsb. Jadi, kesuksesan lagu itu masih terasa sampai sekarang..salah satu karya terbaik yang pernah kami hasilkan!

bersambung….

Source: soshified

Advertisement


Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>